▴ZONA INTEGRITAS▴ 260 Santri Sijuk Lulus Munaqosah, Kemenag Belitung Dukung Pembinaan

Gambar : Foto 260 Santri Sijuk Lulus Munaqosah, Kemenag Belitung Dukung Pembinaan
Tanjungpandan (6/4) — Sebanyak 260 santri TPA se-Kecamatan Sijuk resmi lulus munaqosah Level A dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh LPPTKA-BKPRMI Kecamatan Sijuk di TPA Al Karomah Sijuk, Minggu (5/4/2026). Acara ini dihadiri Camat Sijuk, Yudo Wijantoko, ST, Kades Selumar, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Kasi PdPontren Hj. Marlina, S.H.I, Ketua Umum BKPRMI Kabupaten Belitung, Direktur Daerah LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Belitung, Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Sijuk, Direktur Kecamatan LPPTKA-BKPRMI se-Kabupaten Belitung, para ustadz/ustadzah guru TPA, para santri serta orang tua.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars TKA-TPA. Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Sijuk, Tajri, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Belitung, Faryadi, S. Pd, hingga Camat Sijuk.
Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Sijuk, Tajri, menyampaikan bahwa kegiatan munaqosah ini menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi Qur’ani di tingkat kecamatan. Selain itu, diumumkan lima peserta terbaik oleh Direktur LPPTKA-BKPRMI Kecamatan Sijuk, Sutarman, S.Pd. I, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi santri.
Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Kasi PdPontren, Hj. Marlina, menegaskan bahwa dukungan Kemenag sangat berdampak dalam peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di masyarakat. “Pembinaan TPA yang terstruktur akan melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ujarnya.
Camat Sijuk, Yudo Wijantoko, turut mengapresiasi sinergi antara BKPRMI, pemerintah desa, dan Kementerian Agama dalam membina generasi muda. Ia menilai kegiatan ini memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus karakter anak sejak dini.
Acara ditutup dengan doa dan pemberian sertifikat kepada seluruh santri yang lulus munaqosah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (Syarah)
1.png)




