▴ZONA INTEGRITAS▴ BPJS Kesehatan Sosialisasi JKN di Kemenag Belitung, ASN Dalami Program JKN
.jpg)
Gambar : Foto BPJS Kesehatan Sosialisasi JKN di Kemenag Belitung
Tanjungpandan (30/4) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung menggelar sosialisasi BPJS Kesehatan pada Kamis (30/4/2026) pukul 08.30 WIB di Aula PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umrah. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., Kasubag TU, serta seluruh ASN Kemenag Belitung. Hadir sebagai narasumber Kepala BPJS Kesehatan, Laili Kusuma Ardani bersama tim. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terkait hak, kewajiban, serta manfaat layanan kesehatan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Kemenag yang menekankan pentingnya literasi kesehatan bagi ASN. Ia mengapresiasi kehadiran BPJS Kesehatan dalam memberikan edukasi langsung kepada pegawai. Materi yang disampaikan mencakup cakupan layanan, prosedur berobat, jenis layanan yang dijamin dan tidak dijamin, serta pemahaman mengenai sistem rujukan dalam program JKN.
Dalam pemaparannya, BPJS Kesehatan juga menjelaskan dasar perhitungan iuran JKN, termasuk iuran bagi anggota keluarga tambahan. Disebutkan bahwa BPJS Kesehatan dapat mengakomodasi orang tua atau mertua dengan skema iuran sebesar 1% dari gaji yang dipotong dari peserta penerima upah, dengan ketentuan pendaftaran dilakukan di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Namun, fasilitas ini saat ini hanya berlaku bagi ASN pusat. Selain itu, dijelaskan pula beberapa jenis layanan yang tidak dijamin dalam program JKN, sehingga peserta diharapkan memahami batasan manfaat yang diberikan.
Peserta tampak antusias menyimak materi dan aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari penggunaan kartu BPJS, layanan obat, pemeriksaan medis, hingga alur rujukan. Dalam sesi ini juga diperkenalkan aplikasi Mobile JKN sebagai inovasi layanan digital BPJS Kesehatan. Aplikasi tersebut memudahkan peserta dalam mengakses berbagai fitur, seperti pendaftaran layanan, perubahan data, antrean online, hingga informasi kepesertaan dan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mengadakan sosialisasi di kantor kami. Sehat itu mahal dan penting, karena ketika sakit kita akan kesulitan beraktivitas. Maka penting memahami apa saja hak dan kewajiban kita dalam program ini,” ujar H. Suyanto.
Kepala BPJS Kesehatan, Laili Kusuma Ardani dalam sambutannya menegaskan bahwa program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat. Ia juga mengajak peserta untuk aktif memahami sistem layanan agar tidak terjadi kesalahpahaman saat memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Di akhir kegiatan, peserta mengikuti post test berupa kuesioner untuk mengukur pemahaman terhadap program JKN. Kuesioner ini menjadi bagian dari evaluasi tingkat literasi peserta terhadap layanan BPJS Kesehatan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman ASN Kemenag Belitung terhadap program JKN semakin meningkat, sehingga dapat memanfaatkan layanan secara optimal sekaligus menjadi agen informasi bagi masyarakat luas. (Syarah)
1.png)




