Kasi PAIS Kemenag Belitung Dorong Guru PAI Jadi Penggerak Pendidikan

Kasi PAIS Kemenag Belitung Dorong Guru PAI Jadi Penggerak Pendidikan

Gambar : Foto Kasi PAIS Kemenag Belitung Dorong Guru PAI Jadi Penggerak Pendidikan


Tanjungpandan (7/3) — Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) didorong menjadi agen perubahan dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan Tanjungpandan dan Selat Nasik. Kegiatan pembinaan yang menghadirkan Kasi PAIS Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M, digelar di SDN 1 Tanjungpandan pada Sabtu (7/3/2026) pukul 10.00 WIB. Pertemuan ini dihadiri Ketua KKG PAI Kecamatan Tanjungpandan dan Selat Nasik, Ridwan Wicaksono, S.Pd.I, serta para pengurus KKG PAI setempat.

Pertemuan ini bertujuan memperkuat peran guru PAI menjelang tengah semester dan persiapan ujian akhir siswa kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026. Dalam pembinaan tersebut, Kementerian Agama melalui seksi Pendidikan Agama Islam menekankan pentingnya guru PAI sebagai penggerak pendidikan. Guru PAI diharapkan tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi pembelajaran, literasi digital, serta penguatan karakter religius peserta didik.

Melalui forum KKG, para guru juga didorong aktif membangun komunitas belajar profesional. KKG menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi praktik baik, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat implementasi kurikulum yang menekankan nilai cinta, keteladanan, dan pembentukan karakter.

“Guru PAI harus menjadi agen perubahan di sekolah. Tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga menggerakkan komunitas belajar, memanfaatkan literasi digital, dan menjadi teladan dalam menerapkan kurikulum berbasis cinta,” ujar Muhammad Fiqkih Sharendra dalam pembinaannya.

Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Kemenag dan guru PAI dalam meningkatkan mutu pembelajaran agama di sekolah dasar. Dengan peran guru sebagai penggerak, kualitas pendidikan agama diharapkan semakin berdampak pada pembentukan karakter religius dan moderat bagi peserta didik. (Sya)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment