Kemenag Babel Dampingi Pengisian LKE IPS Kemenag Belitung 2026, Targetkan Peningkatan Nilai

Kemenag Babel Dampingi Pengisian LKE IPS Kemenag Belitung 2026, Targetkan Peningkatan Nilai

Gambar : Foto Kemenag Babel Dampingi Pengisian LKE IPS Kemenag Belitung 2026, Targetkan Peningkatan Nilai


Tanjungpandan (22/6) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pendampingan pengisian dan pembinaan kelengkapan data Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Indikator Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Belitung tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (22/6/2026) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, untuk memastikan kelengkapan data yang akan dinilai oleh Kanwil Kemenag Babel serta peningkatan kualitas pengisian data dibanding tahun sebelumnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Kasubbag Tata Usaha, H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E., serta PIC data statistik Kemenag Belitung, Syarah Oktrissyanti, S.Ikom. Dari Kanwil Kemenag Babel hadir Ketua Tim Data Statistik, Yuni Herawati, S.H., bersama anggota tim Suratmi, S.Kom., dan Romula Wanraytama, S.Pd.

Pendampingan difokuskan pada verifikasi checklist evidence IPS, validasi data, serta penyempurnaan pengisian LKE IPS Kabupaten Belitung tahun 2026, baik data yang sudah terinput maupun yang masih perlu dilengkapi. Tim Kanwil juga memberikan arahan teknis agar setiap indikator terisi lengkap, akurat, dan sesuai standar penilaian, sekaligus mendorong peningkatan capaian nilai IPS dari tahun sebelumnya melalui penguatan kelengkapan bukti dukung.

Ketua Tim Data Statistik Kanwil Kemenag Babel memberikan apresiasi atas capaian IPS Kemenag Kabupaten Belitung yang berhasil meraih peringkat 2 dengan nilai di atas target pada periode sebelumnya. “Capaian ini sudah berada di peringkat 2 dengan nilai diatas target perkin yang ditetapkan. Harapan kami di tahun 2026 ini nilainya bisa semakin meningkat, dan seluruh data yang belum lengkap segera dilengkapi agar hasilnya lebih optimal,” ujar Yuni Herawati.

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dan kelengkapan data sebagai dasar penilaian kinerja. Menurutnya, LKE IPS bukan hanya administrasi, tetapi juga instrumen penting dalam mengukur kualitas tata kelola dan transparansi data di lingkungan Kemenag.

Melalui kegiatan ini, Kemenag diharapkan semakin berdampak dalam peningkatan kualitas data dan transparansi kinerja di daerah. Pendampingan ini juga memperkuat peran Kemenag dalam mendorong tata kelola data yang lebih sistematis, sehingga Kemenag benar-benar berdampak bagi peningkatan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Belitung. (Syarah)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment