▴ZONA INTEGRITAS▴ Kemenag Belitung Dukung BPOM Sosialisasikan Keamanan Pangan Sekolah

Gambar : Foto Kemenag Belitung Dukung BPOM Sosialisasikan Keamanan Pangan Sekolah
Tanjungpandan (16/4) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung menghadiri dan membuka kegiatan sosialisasi keamanan pangan sekolah yang diselenggarakan oleh BPOM, Kamis (16/4/2026) di Ruang Pertemuan Kementerian Haji dan Umrah. Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E, Kasi Pontren Hj. Marlina, S.H.I beserta staf, perwakilan BPOM, yaitu Ketua Tim Infokom Juliyardi, S.T dan jajaran, serta perwakilan guru dan siswa dari sekolah dan pesantren sesuai undangan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran komunitas sekolah terhadap pentingnya keamanan pangan, sekaligus mendorong terbentuknya perilaku konsumsi pangan yang aman di lingkungan pendidikan. Peserta terdiri dari perwakilan guru dan siswa dari berbagai SD, SMP, madrasah, serta pondok pesantren di Kabupaten Belitung.
Acara diawali dengan registrasi, pembukaan resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Belitung, dilanjutkan pengisian pre-Test, penyampaian materi oleh BPOM, tanya jawab, diskusi, hingga post-Test. Materi disampaikan oleh Juliyardi, S.T dan Tiara Wiladatika, S.K.M yang membahas bahaya pangan, cara memilih pangan aman, serta edukasi cek informasi kemasan dan nilai gizi.
Dalam sambutannya, H. Suyanto menekankan pentingnya menjaga kebersihan makanan dan peralatan makan di lingkungan sekolah. Ia juga mengajak guru untuk aktif mengawasi kantin serta membiasakan siswa menerapkan adab makan dan minum yang baik.
“Terima kasih atas kehadirannya. Jaga makanan, alat makan juga harus steril. Guru bantu pantau makanan dan alat di kantin sekolah. Terapkan adab makan dan minum, biasakan membaca doa serta menjaga kesehatan,” ujar H. Suyanto.
Kegiatan ditutup dengan rangkaian minum jamu bersama, foto bersama, serta penguatan komitmen peserta dalam menerapkan keamanan pangan di sekolah. Melalui sosialisasi ini, Kemenag Belitung berharap tercipta lingkungan sekolah yang lebih sehat dan aman bagi siswa serta mendukung pembentukan karakter hidup bersih dan sehat. (Syarah)
1.png)




