▴ZONA INTEGRITAS▴ Kepala KUA Selat Nasik Tegaskan Maras Taun 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Ukhuwah Islamiya

Gambar : Foto Kepala KUA Selat Nasik Tegaskan Maras Taun 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Ukhuwah Islamiyah
Selat Nasik (31/3) – Aura kemeriahan sudah mulai terasa menyelimuti Desa Selat Nasik. Rapat pembentukan panitia perayaan adat tahunan, Maras Taun 2026, sukses digelar pada Selasa malam (31/3/2026) pukul 21.00 WIB. Bertempat di Aula Kantor Desa Selat Nasik, pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan warga yang tampak sangat antusias menyongsong pesta rakyat tersebut.
Acara rapat dibuka langsung oleh Kepala Desa Selat Nasik, Anuar. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Maras Taun tahun ini harus menjadi simbol kebangkitan kolektif warga. Dukungan serupa datang dari Ketua BPD Selat Nasik, La Ali, yang menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai jati diri bangsa.
Camat Selat Nasik, Agus Supriadi, S.Sos, dalam sambutannya mengingatkan agar koordinasi antar lini diperkuat. Mengingat antusiasme yang luar biasa, kunjungan wisatawan diprediksi akan membludak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kehadiran Kepala KUA Selat Nasik, yang didapuk sebagai salah satu Pelindung dalam struktur kepanitiaan. Kehadirannya memberikan dimensi spiritual dan keamanan moral bagi jalannya acara.
Dalam penyampaiannya, Lutfi Alawi menekankan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni budaya.
"Maras Taun adalah pergelaran tahunan, namun jauh dari itu, ini merupakan ajang nyata untuk mempererat persatuan dan ukhuwah islamiyah di antara kita. Mari kita jadikan momentum ini untuk membersihkan hati dan menguatkan tali silaturahmi antar sesama warga," tegasnya.
Panitia telah menyusun jadwal padat yang dijamin akan memanjakan warga dan wisatawan. Kemeriahan akan dimulai sejak 20 April 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik, di antaranya:
• Lomba Mancing: Menantang para pemancing lokal dan luar daerah untuk menaklukkan potensi laut Selat Nasik.
• Pentas Seni & Budaya: Menampilkan bakat-bakat terbaik desa dan pelestarian tradisi turun-temurun.
• Hiburan Rakyat: Berbagai perlombaan kreatif dan atraksi seni yang melibatkan seluruh lapisan umur.
Semua rangkaian tersebut akan bermuara pada Puncak Acara Maras Taun pada tanggal 26 April 2026.
Semangat gotong royong sangat terasa sepanjang rapat berlangsung. Warga tidak hanya hadir untuk mendengarkan, tetapi aktif memberikan masukan demi suksesnya acara.
"Melihat semangat warga malam ini, kami optimis Maras Taun 2026 akan menjadi yang termegah. Persiapan matang sudah kita mulai sejak dini agar nilai budaya dan pesan persaudaraan yang disampaikan tadi benar-benar sampai ke masyarakat," ujar salah satu perwakilan panitia di sela-sela rapat.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai elemen pemerintah serta tokoh agama, Maras Taun Desa Selat Nasik 2026 siap menjadi magnet budaya yang menginspirasi. (Lutfi)
1.png)




