Khutbah Jumat di Lapas, Kepala Kemenag Belitung Ajak Warga Binaan Perkuat Takwa dan Taubat

Khutbah Jumat di Lapas, Kepala Kemenag Belitung Ajak Warga Binaan Perkuat Takwa dan Taubat

Gambar : Foto Khutbah Jumat di Lapas, Kepala Kemenag Belitung Ajak Warga Binaan Perkuat Takwa dan Taubat


Tanjungpandan (23/1) — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjungpandan, Jumat (23/1/2026). Lantunan nasihat agama mengalir menyejukkan hati para warga binaan yang mengikuti Sholat Jumat berjamaah. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., bertindak sebagai khatib pada kesempatan tersebut.

Dalam khutbahnya, H. Suyanto mengajak jamaah warga binaan untuk bersama-sama mengamalkan tiga wasiat Rasulullah SAW sebagai bekal menata kehidupan. Ia menyampaikan bahwa wasiat tersebut ibarat pelita yang menerangi langkah manusia dalam menempuh perjalanan hidup.

Wasiat pertama, menurutnya, adalah senantiasa bertakwa kepada Allah SWT di mana pun berada, karena takwa merupakan kompas kehidupan yang senantiasa menuntun manusia ke jalan kebenaran.

Wasiat kedua, lanjut H. Suyanto, yakni mengiringi setiap kesalahan dan dosa dengan kebaikan, serta bersungguh-sungguh dalam bertobat. Ia menegaskan bahwa pintu ampunan Allah SWT selalu terbuka luas bagi hamba-Nya yang dengan tulus ingin kembali ke jalan yang lurus.

Adapun wasiat ketiga, jamaah diajak untuk bergaul dengan sesama menggunakan akhlak yang mulia, sebab akhlak yang baik menjadi cerminan keimanan sekaligus mahkota yang memuliakan manusia tanpa memandang latar belakangnya.

Usai khutbah, Sholat Jumat dilaksanakan secara berjamaah dengan Ustadz Ahmad Dailami sebagai imam. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.

Setelah selesai melaksanakan Sholat Jumat, H. Suyanto berbincang-bincang dengan warga binaan serta berpesan agar mereka membiasakan diri melaksanakan sholat taubat dan aktif mengikuti berbagai kegiatan pembinaan kerohanian di lingkungan Lapas Kelas II Tanjungpandan. Ia berharap pembinaan spiritual tersebut dapat menjadi jembatan hijrah menuju pribadi yang lebih baik di masa depan. (Sya)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment