Majelis Taklim Sijuk Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Umat

Majelis Taklim Sijuk Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Umat

Gambar : Foto Majelis Taklim Sijuk Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial Umat


Sijuk (7/5) – Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan Majelis Taklim bulanan tingkat Kecamatan Kecamatan Sijuk yang kembali digelar dengan antusias oleh masyarakat dan para jamaah dari berbagai desa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Kepala KUA Kecamatan Sijuk, Bapak Tohari Irwansyah, S.H., M.E., para koordinator majelis taklim se-Kecamatan Sijuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta menghadirkan tausiyah inspiratif dari Ustad Raden Septa.

Majelis taklim rutin bulanan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus membangun kesadaran sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala KUA Kecamatan Sijuk menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan para pengurus majelis taklim yang terus aktif menghidupkan kegiatan pembinaan umat di wilayah Kecamatan Sijuk.

“Majelis taklim memiliki peran besar dalam membentuk masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga sebagai ruang mempererat ukhuwah dan memperkuat akhlak umat,” ujar beliau.

Kehadiran para koordinator majelis taklim se-Kecamatan Sijuk juga menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan syiar Islam serta memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pendidikan keagamaan masyarakat.

Suasana semakin khidmat saat Ustad Raden Septa menyampaikan ceramah bertema kajian sosial yang sarat makna dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk meningkatkan rasa empati, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa nilai-nilai agama harus mampu diwujudkan dalam kehidupan sosial, seperti saling membantu, menjaga lisan, menghormati perbedaan, dan memperkuat budaya gotong royong.

“Keimanan yang baik akan melahirkan kepedulian sosial yang kuat. Maka masyarakat yang religius adalah masyarakat yang mampu menghadirkan manfaat dan kedamaian bagi sesamanya,” tutur beliau di hadapan jamaah.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar masyarakat Kecamatan Sijuk senantiasa diberi keberkahan, persatuan, dan kehidupan sosial yang harmonis serta religius. (Rosida)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment