MAN 1 Belitung Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Didorong Mendidik dengan Hati

MAN 1 Belitung Gelar Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Didorong Mendidik dengan Hati

Gambar : Foto Sambutan Kakan Kemenag Belitung Acara Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 1 Belitung


Tanjungpandan (28/1) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Belitung menjadi lokasi perdana pelaksanaan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung bekerja sama dengan Pengawas Bina Madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosialisasi KBC yang akan dilaksanakan di seluruh madrasah dan RA se-Kabupaten Belitung.

Kegiatan sosialisasi di MAN 1 Belitung diikuti oleh kepala madrasah dan seluruh guru, serta dihadiri jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung. Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Ibu Dra. Nunung S.

Kepala MAN 1 Belitung, Drs. H. Banyamin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terpilihnya MAN 1 Belitung sebagai madrasah pertama pelaksanaan sosialisasi KBC. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada para guru agar Kurikulum Berbasis Cinta dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik.

Menurutnya, penguatan KBC menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter siswa MAN 1 Belitung agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan kepribadian yang kuat.

Sambutan dan pengarahan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E. Ia mengajak seluruh guru untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dengan serius dan penuh komitmen.

Ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu menghadirkan proses pendidikan yang dilakukan dengan hati dan penuh cinta. Melalui KBC, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik dan teladan yang menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT, cinta kepada sesama, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi madrasah yang moderat, berakhlak, dan berdaya saing.

Materi sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta disampaikan oleh Ibu Nurmala Sinta, S.Pd., M.Sc., selaku Pengawas Bina Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep dasar, tujuan, serta strategi implementasi KBC dalam kegiatan pembelajaran di madrasah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung aktif dan interaktif. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kasi Pendidikan Madrasah dan pelaksana, Ketua Pokjawas, Pengawas Bina Madrasah, Kepala Madrasah, serta seluruh guru MAN 1 Belitung.

Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh madrasah dan RA se-Kabupaten Belitung ini, diharapkan Kurikulum Berbasis Cinta dapat diimplementasikan secara konsisten untuk mencetak generasi madrasah yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi. (Sya)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment