MIN 1 Belitung Kibarkan Bendera Setengah Tiang sebagai Ungkapan Duka

MIN 1 Belitung Kibarkan Bendera Setengah Tiang sebagai Ungkapan Duka

Gambar : Foto MIN 1 Belitung Kibarkan Bendera Setengah Tiang sebagai Ungkapan Duka


Tanjungpandan (3/2) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 (MIN 1) Belitung mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari, sebagai bentuk penghormatan dan bela sungkawa atas wafatnya Jenderal TNI (purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, yang meninggal dunia pada 2 Maret 2026 di Jakarta.

Pengibaran bendera setengah tiang ini mengikuti instruksi resmi Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Instruksi tertuang dalam Surat Nomor B-02/M/S/TU.00.00/03/2026 yang ditujukan kepada para pimpinan lembaga negara, kepala daerah, dan pimpinan institusi di seluruh Indonesia untuk melaksanakan pengibaran bendera setengah tiang mulai 2 sampai 4 Maret 2026 sebagai bentuk penghormatan atas kepergian almarhum.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, seluruh sivitas akademika MIN 1 Belitung melakukan pengibaran Bendera Merah Putih di halaman sekolah pada Rabu pagi. Pengibaran bendera dilakukan secara khidmat disaksikan oleh guru, tenaga kependidikan, serta para siswa sebagai simbol duka dan penghormatan terhadap jasa almarhum bagi bangsa dan negara.

Jenderal TNI (purn.) Try Sutrisno lahir di Gang Genteng, Bandar Lor, Surabaya, Jawa Timur pada 15 November 1935. Putra dari Subandi, seorang sopir ambulans di Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dan Mardiyah, seorang ibu rumah tangga, Try Sutrisno menorehkan karier panjang dalam militer dan pemerintahan.

Setelah menamatkan pendidikan SMA, ia berusaha mendaftar di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) dan berhasil setelah menjalani serangkaian seleksi. Try kemudian meniti karier di TNI Angkatan Darat dan mencapai puncak jabatan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998. Dedikasi dan pengabdiannya dalam pemerintahan serta bidang pertahanan negara menjadikannya salah satu tokoh penting dalam sejarah bangsa.

Kepala MIN 1 Belitung menyampaikan bahwa kegiatan pengibaran bendera setengah tiang ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap almarhum, tetapi juga untuk menanamkan rasa nasionalisme dan empati kepada siswa. “Dengan semangat kebersamaan dan rasa duka yang mendalam, kami berharap murid-murid tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap peristiwa nasional serta rasa hormat kepada tokoh bangsa,” ujar Kepala Sekolah.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan kepada keluarga almarhum. “Semoga almarhum Jenderal Try Sutrisno diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tambahnya.




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment