Monev ZI Kemenag Belitung, Menakar Langkah Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Monev ZI Kemenag Belitung, Menakar Langkah Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Gambar : Foto Monev ZI Kemenag Belitung, Menakar Langkah Menuju Wilayah Bebas Korupsi


Tanjungpandan (12/5) — Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Belitung menggelar Monitoring dan Evaluasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Triwulan I menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa, (12/5/2026), di Ruang Rapat Kantor Kemenag Kabupaten Belitung. Kegiatan ini diikuti Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., Kasubag TU, serta koordinator Zona Integritas.

Monitoring dan evaluasi tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan tata kelola birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag Kabupaten Belitung. Agenda ini juga menjadi langkah evaluatif terhadap capaian pembangunan Zona Integritas pada Triwulan I tahun 2026.

Dalam kegiatan itu, masing-masing koordinator pokja memaparkan perkembangan program pada enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penguatan tata laksana, penataan sistem SDM aparatur, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan tindak lanjut yang perlu diperkuat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi komitmen bersama dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat secara optimal.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Belitung berharap penguatan budaya kerja berintegritas dapat terus ditingkatkan sehingga target menuju WBK dan WBBM dapat tercapai secara berkelanjutan. (Syarah)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment