Peneliti IAIN SAS Babel Gali Digitalisasi Madrasah di Kemenag Belitung

Peneliti IAIN SAS Babel Gali Digitalisasi Madrasah di Kemenag Belitung

Gambar : Foto Peneliti IAIN SAS Babel Gali Digitalisasi Madrasah di Kemenag Belitung


Tanjungpandan (23/6) — Transformasi digital madrasah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terungkap dalam wawancara penelitian dosen IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung Litapdimas Tahun 2026 bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., yang turut dihadiri Plt. Kasi Penmad, Hj. Marlina, S.H.I dan Pengawas Bina Kemenag, Dra. Hj. Susinawati, Senin (22/6), di Kantor Kemenag Kabupaten Belitung.

Dalam wawancara tersebut, Kemenag menilai digitalisasi telah memberikan sedikitnya tiga dampak penting bagi madrasah, yakni meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat akses layanan pendidikan, serta memperkuat pengelolaan data dan informasi secara terintegrasi. Transformasi ini juga mendorong madrasah lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Penelitian ini merupakan bagian dari program Litapdimas Tahun 2026 yang dilaksanakan tim peneliti IAIN SAS Bangka Belitung. Dosen IAIN SAS yang melakukan penelitian, Dr. Saiful Anwar, M.Pd.I., melakukan penggalian data terkait kondisi, tantangan, dampak, dan strategi penguatan transformasi digital madrasah di Bangka Belitung.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait pemerataan infrastruktur teknologi, kualitas jaringan internet di wilayah tertentu, serta kesiapan sumber daya manusia. Perbedaan kondisi antara madrasah negeri dan swasta maupun wilayah perkotaan dan kepulauan menjadi perhatian dalam percepatan program digitalisasi.

“Transformasi digital bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar layanan pendidikan madrasah semakin efektif, transparan, dan berkualitas,” ujar H. Suyanto.

Kegiatan wawancara ini merupakan bagian dari penelitian dosen IAIN SAS Bangka Belitung bertajuk Transformasi Digital Madrasah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Tantangan dan Solusi) dengan lokasi penelitian di Kantor Kemenag Kabupaten Belitung dan MAN 1 Belitung yang bertujuan memetakan kondisi, kendala, dampak, serta strategi penguatan digitalisasi madrasah di daerah.

Melalui hasil penelitian tersebut, Kemenag berharap lahir rekomendasi yang mampu memperkuat kebijakan dan program transformasi digital madrasah sehingga pemerataan layanan pendidikan berbasis teknologi dapat terwujud secara berkelanjutan di seluruh wilayah Bangka Belitung. (Syarah)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment