Pisah Kenang Siswa Kelas VI MIN 2 Belitung, Kemenag Belitung Kobarkan Semangat Pendidikan

Pisah Kenang Siswa Kelas VI MIN 2 Belitung, Kemenag Belitung Kobarkan Semangat Pendidikan

Gambar : Foto Pisah Kenang Siswa Kelas VI MIN 2 Belitung, Kemenag Belitung Kobarkan Semangat Pendidikan


Membalong (4/6) — Kegiatan pisah kenang siswa-siswi kelas VI MIN 2 Belitung Tahun Pelajaran 2025/2026 berlangsung di Kampus A MIN 2 Belitung, Kecamatan Membalong, Kamis (4/6/2026). Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Staf Pendidikan Madrasah (Penmad), Ananto Yuwono, A.Md., sebagai wujud dukungan terhadap penguatan mutu pendidikan madrasah.

Kehadiran jajaran Kementerian Agama Kabupaten Belitung atas undangan Kepala MIN 2 Belitung, Bakir, S.Pd.I., memberikan motivasi bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar. Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi atas capaian belajar peserta didik setelah menuntaskan Asesmen Akhir Semester Tahun Pelajaran 2025/2026.

Dalam sambutannya, H. Suyanto menegaskan bahwa kegiatan pisah kenang memiliki makna lebih dari sekadar seremoni perpisahan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi sarana untuk menanamkan rasa syukur, mempererat silaturahmi, serta mendorong peserta didik agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan semangat belajar, menjaga akhlak, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujar H. Suyanto.

Sementara itu, Kepala MIN 2 Belitung, Bakir, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Kementerian Agama Kabupaten Belitung terhadap perkembangan madrasah. Dukungan tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh warga madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pembinaan karakter, dan prestasi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, MIN 2 Belitung berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan dengan membawa nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan semangat berprestasi. Sinergi antara madrasah, orang tua, dan Kementerian Agama diharapkan terus terjalin guna mendukung lahirnya generasi yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing. (Syarah)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment