▴ZONA INTEGRITAS▴ Tanamkan Nilai Iman & Disiplin Ibadah, MTsN 1 Belitung Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447H

Gambar : Foto MTsN 1 Belitung Peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Tanjungpandan (23/1) — MTsN 1 Belitung melaksanakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Aula MTsN 1 Belitung dan diikuti oleh seluruh warga madrasah.
Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Belitung, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas, Pembina Madrasah, Kepala MIN 1 Belitung, Kepala MAN Belitung yang diwakili oleh Kaur Tata Usaha, Ketua Komite Madrasah, para guru dan tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MTsN 1 Belitung.
Kepala MTsN 1 Belitung, Yurliana, S.H, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para siswa dapat mengikuti kegiatan peringatan Isra Mi’raj dengan sungguh-sungguh serta mampu mengambil pelajaran dan hikmah dari materi yang disampaikan oleh penceramah.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik, menyimak materi yang disampaikan, serta mampu mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah dan akhlak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E, menekankan pentingnya sikap aktif siswa dalam mengikuti kegiatan keagamaan dengan menerapkan prinsip 4M, yaitu mendengar, menyimak, mencatat, dan mengamalkan pesan-pesan moral dari peringatan Isra Mi’raj.
“Peringatan Isra Mi’raj ini hendaknya diikuti dengan prinsip 4M, yaitu mendengar, menyimak, mencatat, dan mengamalkan pesan-pesan moral yang disampaikan. Dengan begitu, nilai-nilai Isra Mi’raj tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar membentuk karakter dan kepribadian siswa,” tegasnya.
Hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh penceramah Asbandi, S.Ag., M.E. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha mengandung banyak pelajaran penting, terutama tentang perintah salat lima waktu yang langsung diterima Rasulullah SAW dari Allah SWT. Ia menekankan pentingnya belajar dan menjaga salat sebagai kunci menjadi hamba yang dicintai Allah SWT.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini semakin semarak dengan penampilan seni dari para siswa, mulai dari marawis hingga vokal grup. Selain itu, panitia juga menyiapkan doorprize bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari penceramah, sehingga suasana kegiatan berlangsung interaktif, edukatif, dan penuh antusiasme.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, MTsN 1 Belitung berharap nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ibadah dapat tertanam kuat dalam diri siswa sebagai bekal membentuk generasi madrasah yang berakhlakul karimah. (FW)
1.png)




