▴ZONA INTEGRITAS▴ The Most KUA: Merajut Keluarga Sakinah melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri di KUA Selat Nasik

Gambar : Foto The Most KUA: Merajut Keluarga Sakinah melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri di KUA Selat Nasik
Selat Nasik (4/3) – Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga serta mempersiapkan pasangan calon pengantin agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selat Nasik melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “The Most KUA”, yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan pasangan suami istri yang siap membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 08.00–11.00 WIB, bertempat di Balai Nikah KUA Kecamatan Selat Nasik. Bimbingan ini diikuti oleh sepasang calon pengantin, Riswan dan Trisia, yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KUA memberikan pembekalan kepada calon pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, para calon pengantin mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek penting dalam kehidupan pernikahan, mulai dari tujuan pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami istri, hingga pentingnya membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga. Materi disampaikan oleh Andi Sopran, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Selat Nasik, yang menekankan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang mulia sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, salah satu kunci utama dalam membangun keluarga sakinah adalah adanya pemahaman yang baik mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing pasangan. Ketika suami dan istri mampu saling memahami serta menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab, maka kehidupan rumah tangga akan lebih mudah dijalani dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan.
Ia juga menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Oleh karena itu, pasangan suami istri perlu memiliki sikap saling menghargai, saling mendukung, serta mampu menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang bijaksana.
“Pernikahan bukan hanya tentang kebahagiaan saat akad nikah berlangsung, tetapi bagaimana dua orang mampu bekerja sama dalam menjalani kehidupan bersama. Komunikasi yang baik, saling menghormati, serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman hidup merupakan kunci utama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah,” ujar Andi Sopran.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi antara pemateri dan calon pengantin. Dalam sesi tersebut, pasangan calon pengantin diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun pandangan terkait kehidupan rumah tangga. Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi para peserta.
Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Kecamatan Selat Nasik berharap para calon pengantin dapat mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang baik, diharapkan pasangan suami istri mampu membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan penuh kesabaran dan keimanan.
Program The Most KUA sendiri merupakan salah satu upaya untuk memperkuat peran KUA sebagai pusat pelayanan dan pembinaan masyarakat. KUA tidak hanya berperan dalam pencatatan pernikahan, tetapi juga memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat dalam membangun kehidupan keluarga yang berkualitas.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak pasangan yang mempersiapkan pernikahan dengan baik sehingga mampu membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta dilandasi oleh nilai-nilai keimanan. (Andi)
1.png)




