Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Rakor Kemenag Belitung Mantapkan Transisi RA ke MI

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar, Rakor Kemenag Belitung Mantapkan Transisi RA ke MI

Gambar : Foto Rakor Kemenag Belitung Mantapkan Transisi RA ke MI


Tanjungpandan (14/4) — Rapat Koordinasi Penguatan Transisi RA ke MI digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung pada Senin, (13/4/2026), pukul 09.00 WIB di ruang rapat setempat. Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E, Plt. Kasi Penmad, Ketua Pokjawas, Kepala MIN 1 Tanjungpandan, perwakilan MIN 2 Membalong, serta Kepala RA se-Kabupaten Belitung. Rakor membahas penguatan program dan penjadwalan kegiatan transisi dari RA ke MI.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran tentang penguatan transisi PAUD/RA ke SD/MI serta hasil evaluasi yang menunjukkan belum optimalnya implementasi program transisi di sejumlah satuan pendidikan. Fokus utama adalah memastikan kesiapan peserta didik memasuki jenjang MI melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam diskusi, peserta menyoroti pentingnya sinergi antara RA dan MI, termasuk pelaksanaan kegiatan kunjungan antar satuan pendidikan dan penyusunan jadwal bersama. Program ini diharapkan mampu menciptakan proses adaptasi yang lebih nyaman bagi siswa di awal masa sekolah dasar.

“Penguatan transisi ini penting agar anak tidak mengalami kesenjangan pembelajaran saat masuk MI. Perlu komitmen bersama antar satuan pendidikan,” ujar H. Suyanto dalam arahannya.

Rakor juga menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut, seperti penyusunan program bersama, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta pemanfaatan panduan resmi dalam pelaksanaan transisi. Penekanan diberikan pada asesmen awal dan pengenalan lingkungan belajar bagi peserta didik baru.

Dengan adanya kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Belitung berharap implementasi program transisi RA ke MI dapat berjalan lebih optimal, berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dasar, serta mendukung kesiapan belajar peserta didik secara menyeluruh. (Syarah)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment