TKA MTsN 1 Belitung di Mulai, Kepala Kemenag Tekankan Kejujuran

TKA MTsN 1 Belitung di Mulai, Kepala Kemenag Tekankan Kejujuran

Gambar : Foto TKA MTsN 1 Belitung di Mulai, Kepala Kemenag Tekankan Kejujuran


Tanjungpandan (6/4) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung secara resmi membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) MTsN 1 Belitung Tahun 2026, Senin (6/4/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di halaman depan MTsN 1 Belitung dengan suasana tertib dan penuh semangat dari para peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Pengawas Madrasah, Kepala MTsN 1 Belitung, Kepala Tata Usaha, serta para guru dan staf Penmad.

Dalam laporan kegiatan, Kepala MTsN 1 Belitung, Yurliana menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik tahun ini sebanyak 96 siswa kelas IX. Seluruh peserta akan mengikuti ujian secara terjadwal sebagai bagian dari evaluasi capaian akademik selama menempuh pendidikan di madrasah.

Yurliana berharap seluruh siswa dapat mengikuti TKA dengan maksimal dan memperoleh hasil terbaik. Ia juga mengajak seluruh dewan guru untuk terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Belitung, Suyanto menyampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik merupakan momentum penting bagi siswa untuk menunjukkan hasil belajar sekaligus sebagai tolok ukur kesiapan mereka dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“Kejujuran adalah kunci utama dalam setiap proses pendidikan. Kami berharap seluruh siswa dapat mengerjakan soal dengan kemampuan sendiri dan menjadikan TKA ini sebagai ajang pembuktian diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi pihak madrasah yang telah mempersiapkan pelaksanaan TKA dengan baik, mulai dari sarana prasarana hingga kesiapan teknis pelaksanaan.

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik MTsN 1 Belitung Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung dengan sistem yang tertib dan terorganisir, sebagai bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik. (Faridwajdi)




Social media Share this article
Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment