Apel Pagi Kemenag Belitung Jadi Momentum Penghargaan Pegawai Teladan dan Perkuat Pelayanan Publik
Tanjungpandan — Apel Senin pagi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Belitung menjadi momentum penguatan budaya kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, sekaligus pemberian penghargaan kepada ASN teladan dan inspiratif Triwulan III Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/10/2026) tersebut dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) sekaligus Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.E., dan diikuti Kepala Subbagian Tata Usaha H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E., Ketua Pokjawas, serta seluruh ASN.
Dalam amanatnya, Muhammad Fiqkih Sharendra menekankan pentingnya penerapan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, termasuk penguatan kinerja elektronik (ekin), kedisiplinan, ketertiban administrasi, serta peningkatan mutu layanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada bidang pendidikan agama Islam, ia menyampaikan perkembangan Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) V Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII). Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada tingkat kabupaten dan provinsi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan jumlah peserta yang bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Peserta dari Kabupaten Belitung berhasil melaju hingga tingkat provinsi, meskipun belum lolos ke tingkat nasional. Selain itu, pembayaran bagi guru yang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dibahas melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Pada bidang bimbingan masyarakat Islam, Kemenag Belitung terus mendorong penguatan kolaborasi lintas instansi melalui rencana nota kesepahaman (MoU) dengan tiga lembaga, yakni lembaga pemasyarakatan (lapas), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Pengadilan Agama. Kerja sama dengan Dukcapil masih dalam tahap pembahasan. Di sisi lain, penyuluh agama Islam konsisten menjalankan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) serta mengoptimalkan bimbingan keluarga sakinah sebagai langkah preventif untuk memperkuat ketahanan keluarga, bukan hanya ditujukan bagi keluarga yang sedang menghadapi masalah.
Apel pagi ditutup dengan ajakan mengawali setiap aktivitas melalui lafaz basmalah sebagai wujud ikhtiar, doa, dan pengabdian. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung tentang Penetapan Pegawai Teladan/Inspiratif Triwulan III Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan untuk mengapresiasi perilaku dan prestasi kerja ASN yang memberikan dampak positif bagi organisasi sekaligus menjadi teladan bagi rekan kerja.
Berdasarkan keputusan yang ditetapkan pada 23 Oktober 2026, terdapat delapan ASN yang ditetapkan sebagai Pegawai Teladan/Inspiratif berdasarkan kategori masing-masing.
1. Andri Wijaya, S.T. sebagai Pegawai Penggerak Perubahan
2. Tinton Ariestanto, S.Si. sebagai Pegawai Disiplin
3. Herlin Gustiati, S.E. sebagai Pegawai Tertib Administrasi
4. Anah Nurjanah, S.Ag. sebagai Pegawai Responsif
5. Syarah Oktrissyanti, S.Ikom., M.M. sebagai Pegawai Kolaboratif
6. Yulius Tinandar sebagai Pegawai Moderatif
7. Dwi Supriyadi Wibowo, S.Kom. sebagai Pegawai Inovatif
8. Aida, A.Ma. sebagai Pegawai Humanis
Melalui penguatan budaya kerja, peningkatan kolaborasi, serta pemberian apresiasi kepada ASN berprestasi, Kemenag Belitung berharap seluruh pegawai semakin termotivasi untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan menghadirkan pelayanan pendidikan serta keagamaan yang inklusif, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Syarah)
Bagikan Berita