Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
16 September 2026 10:52 Syarah 134 views Berita Kemenag

Bimas Islam Kemenag Belitung Supervisi BRUS, Dorong Penguatan Karakter Remaja SMA PGRI Tanjungpandan

Bimas Islam Kemenag Belitung Supervisi BRUS, Dorong Penguatan Karakter Remaja SMA PGRI Tanjungpandan
Foto Bimas Islam Kemenag Belitung Supervisi BRUS, Dorong Penguatan Karakter Remaja SMA PGRI Tanjungpandan

Tanjungpandan (16/9) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., didampingi staf pelaksana Bimas Islam, melaksanakan supervisi kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di SMA PGRI Tanjungpandan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Sekolah, Indradipura, S.H., M.H., untuk membahas perkembangan peserta didik setelah mengikuti kegiatan BRUS, termasuk kebermanfaatan program dalam memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para remaja usia sekolah.

Setelah koordinasi, Kasi Bimas Islam bersama staf meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan BRUS di dalam kelas yang dibimbing oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanjungpandan. Penyuluh Agama Islam yang terlibat dalam kegiatan yaitu Rudy Ermawan, S.Pd.I., Uniyati Alamsyah, S.Ag., Sri Subekti, S.Pd.I., Sundari, S.I.Kom dan Annisa Oktarina, S.Ag.

Kasi Bimas Islam menyampaikan bahwa kegiatan BRUS merupakan bagian penting dalam memberikan bekal kepada generasi muda agar mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi dalam masa remaja.

“BRUS bukan hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para remaja untuk mendapatkan pembinaan, berdiskusi, dan memahami bagaimana mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai persoalan di usia sekolah,” ujar Fiqkih.

Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama, pihak sekolah, dan para Penyuluh Agama Islam menjadi salah satu faktor penting dalam keberlanjutan pembinaan remaja.

“Kebermanfaatan BRUS akan semakin terasa apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh pihak. Sekolah memiliki peran strategis dalam mendampingi anak-anak, sementara penyuluh agama dapat memberikan penguatan dari sisi keagamaan dan pembentukan karakter,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan BRUS dapat terus dikembangkan sehingga para peserta didik memiliki pemahaman yang baik mengenai agama, pergaulan, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga masa depan. Kegiatan supervisi tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan BRUS di sekolah, serta memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan pembinaan remaja usia sekolah. (Syarah)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan