Dinkes Belitung Gelar Lomba PHBS untuk Santri, Kemenag Dukung Pesantren Sehat
Tanjungpandan – Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung melaksanakan penilaian Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pondok Pesantren An Nawawi, Desa Membalong, Senin (19/10/2026), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan penerapan PHBS serta mewujudkan lingkungan pondok pesantren yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi para santri.
Penilaian Lomba PHBS tingkat Kabupaten Belitung Tahun 2026 ini dilaksanakan melalui Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pondok pesantren untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari, baik dalam menjaga kebersihan diri maupun lingkungan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, yakni Desiyanti, S.E., Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan (Promkes), dan drg. Farista Widyastuti dari tim pelayanan kesehatan (Yankes). Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Belitung diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren), Hj. Marlina, S.H.I., bersama staf pelaksana PD Pontren. Kehadiran kedua instansi ini menjadi bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kebersihan di lingkungan pendidikan keagamaan.
Hj. Marlina menyampaikan bahwa penerapan PHBS di pondok pesantren perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh warga pesantren. “Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan semakin meningkat, sehingga PHBS tidak hanya diterapkan saat penilaian, tetapi menjadi budaya sehari-hari di lingkungan pondok pesantren,” ujar Hj. Marlina.
Menurutnya, lingkungan pesantren yang bersih dan sehat turut mendukung kenyamanan santri dalam mengikuti kegiatan belajar serta menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh warga pesantren, mulai dari pengelola, pengajar, hingga santri, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.
Melalui lomba PHBS ini, Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama Kabupaten Belitung diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendorong terwujudnya pondok pesantren yang sehat. Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan keagamaan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para santri. (Syarah)
Bagikan Berita