Kemenag Belitung Ajak Masyarakat Pastikan Arah Kiblat Lewat Kalibrasi Mandiri, Perkuat Edukasi
Tanjungpandan (15/7) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Kasubbag Tata Usaha H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E. dan Plt. Kasi Bimas Islam Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., memastikan kembali arah kiblat Mushola Amaliyah Kantor pada Rabu (15/7/2026) dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 2026 yang akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB secara serentak. Kegiatan ini bertujuan memastikan arah kiblat masjid, musala, serta rumah ibadah secara mandiri menggunakan fenomena matahari tepat berada di atas Ka'bah sekaligus menjadi momentum edukasi kepada masyarakat untuk memastikan arah kiblat secara akurat.
Rashdul Kiblat merupakan momen ketika matahari berada tepat di atas Ka'bah sehingga bayangan benda tegak akan menunjukkan arah kiblat secara presisi. Melalui fenomena alam ini, penentuan arah kiblat dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, tanpa biaya, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Secara nasional, Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat menargetkan kalibrasi di 1,448 juta titik yang melibatkan pengurus masjid, musala, Kantor Urusan Agama (KUA), serta masyarakat umum.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., mengatakan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat menjadi momentum edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya penentuan arah kiblat yang benar.
"Rashdul Kiblat menjadi momen terbaik untuk memastikan arah kiblat secara akurat. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena ini untuk mengecek arah kiblat masjid, musala, maupun rumah, sekaligus mengedukasi keluarga tentang pentingnya penentuan arah kiblat yang benar," ujarnya.
Senada dengan itu, Plt. Kasi Bimas Islam Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M. mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan waktu pengamatan pada pukul 16.27 WIB dengan menegakkan tongkat, menyesuaikan waktu sesuai standar WIB, kemudian menandai arah bayangan sebagai penunjuk arah kiblat. Menurutnya, metode ini mudah diterapkan oleh siapa saja dan dapat menjadi sarana pembelajaran astronomi Islam yang bermanfaat bagi keluarga maupun pengurus rumah ibadah.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Belitung berharap semakin banyak masjid, musala, dan rumah masyarakat yang memiliki arah kiblat terverifikasi dengan benar. Selain meningkatkan akurasi arah kiblat, Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat juga diharapkan memperkuat literasi keagamaan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung layanan keagamaan yang berdampak. (Syarah)
Bagikan Berita