Kemenag Belitung Gandeng Pesantren Matangkan Persiapan Hari Santri Nasional 2026
Tanjungpandan (2/10) — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Belitung mengundang pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Belitung dalam rapat koordinasi persiapan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Jumat (2/10/2026), di Ruang Sidang Sekjen Kankemenag Kabupaten Belitung. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil Zoom Meeting yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI pada 22 September 2026 terkait Media Gathering Hari Santri Tahun 2026.
Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah Kankemenag Belitung untuk menyatukan persiapan bersama pondok pesantren dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Koordinasi ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara Kankemenag dan pesantren sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung terarah, tertib, dan memberikan dampak bagi santri maupun masyarakat.
Kepala Kankemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Hj. Marlina, S.H.I., serta staf pelaksana PD Pontren. Kehadiran jajaran Kankemenag bersama pimpinan pesantren menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi yang lebih kuat dalam mempersiapkan agenda Hari Santri.
Menurut H. Suyanto, koordinasi sejak awal penting agar seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menyukseskan Hari Santri Nasional 2026. “Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pesantren sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi dan mematangkan persiapan Hari Santri Nasional 2026. Kami berharap seluruh pondok pesantren dapat berperan aktif sehingga peringatan Hari Santri tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga memberi manfaat dan memperkuat kontribusi pesantren di tengah masyarakat,” ujar H. Suyanto.
Ia menambahkan, sinergi antara Kankemenag dan pondok pesantren perlu terus diperkuat agar momentum Hari Santri dapat menjadi sarana meneguhkan peran pesantren dalam pendidikan, pembinaan keagamaan, serta penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan. Hasil koordinasi tersebut selanjutnya menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan rangkaian Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Belitung. (Syarah)
Bagikan Berita