Kembali ke berita
18 Agustus 2026 15:11 Syarah 9 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Luncurkan Inovasi PELITE dan 16 Inovasi Layanan, Percepat Pelayanan Publik

Kemenag Belitung Luncurkan Inovasi PELITE dan 16 Inovasi Layanan, Percepat Pelayanan Publik
Foto Kemenag Belitung Luncurkan Inovasi PELITE dan 16 Inovasi Layanan, Percepat Pelayanan Publik

Tanjungpandan (18/8) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung meluncurkan PELITE (Portal Elektronik Layanan Informasi Terpadu) bersama 16 inovasi layanan pada Selasa, (18/8/2026), di Ruang PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Belitung. Peluncuran ini menjadi langkah Kemenag Belitung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi.

Kegiatan dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Belitung, Kasubbag TU, kepala madrasah dan Kaur TU, kepala KUA dan penyuluh se-Kabupaten Belitung, Ketua IPARI, serta ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Belitung. Acara juga disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok sehingga peluncuran inovasi dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat.

PELITE menjadi payung besar layanan digital Kemenag Belitung dengan konsep “Satu pintu, banyak inovasi, satu pengalaman layanan.” Portal ini mengintegrasikan akses informasi, layanan, administrasi, pengaduan, dokumen, dan survei dalam satu ekosistem. Kehadiran PELITE diharapkan dapat mengatasi layanan dan informasi yang sebelumnya tersebar sehingga masyarakat lebih mudah mengetahui jalur layanan yang harus digunakan.

Sebanyak 16 inovasi yang diluncurkan meliputi SIAP, PTSP Online, SIMPOR, SUAT SEGILE, RUKAM, SI ITAM, E-PENILAIAN, E-CUTI, PPID, SKM, E-Arsip, SIDUMAS, GEREBEK PENYULUH, SI-LAPPAI, PELAWAN, dan TREN BERIJO. Inovasi tersebut mencakup layanan masyarakat, administrasi internal, keterbukaan informasi, pengaduan, survei kepuasan, pengelolaan arsip, pelaporan madrasah, hingga program penyuluh dan pondok pesantren.

Kasubbag Tata Usaha selaku penanggung jawab tim inovasi, H. Ahmad Tibroni, menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan tantangan yang harus dijawab oleh seluruh pegawai Kemenag Kabupaten Belitung. “Sekarang era digital, jika tidak update, kita akan tertinggal. Jadi harus meninggalkan budaya lama yang masih manual dan menjawab tantangan dengan teknologi inovasi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa inovasi yang diluncurkan harus dijalankan bersama agar memberikan perubahan nyata terhadap kualitas pelayanan.

Peluncuran inovasi dipimpin oleh MC Laili Hayat, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin Suryanah dan pembacaan doa oleh Yulius Tinandar. Setelah pemutaran video PELITE dan 16 inovasi lainnya, Kepala Kemenag Kabupaten Belitung selaku penasehat, H. Suyanto, S.Ag., M.E., secara simbolis membuka launching dengan menekan layar sentuh. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama, pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, sambutan Kepala Kemenag, serta pemaparan dan praktik aplikasi oleh Koordinator Tim Inovasi, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M.

Menurut H. Suyanto, S.Ag., M.E., inovasi yang diluncurkan bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi harus mampu mengubah budaya kerja dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan. “Inovasi ini bukan sekadar membuat aplikasi, tetapi bagaimana kita mengubah budaya kerja dan menghadirkan pelayanan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Melalui PELITE dan 16 inovasi layanan ini, kita ingin Kemenag Belitung menjadi lebih cepat, mudah, transparan, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Tim inovasi Kemenag Kabupaten Belitung terdiri atas H. Suyanto, S.Ag., M.E. selaku penasehat, H. Ahmad Tibroni selaku penanggung jawab, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M. sebagai koordinator, serta Andri Wijaya, S.T., Syarah Oktrissyanti, S.IKom., Dwi Supriyadi Wibowo, S.Kom., dan Ngakan Nyoman Diarse, S.Kom. sebagai anggota. Melalui PELITE, Kemenag Belitung menargetkan peningkatan akses, kecepatan, transparansi, akuntabilitas, dan pengalaman masyarakat dalam memperoleh layanan.

Pasca-launching, PELITE akan diarahkan untuk terus diaktifkan, disosialisasikan, serta dievaluasi melalui data penggunaan, pengaduan, dan Survei Kepuasan Masyarakat. Dengan demikian, peluncuran PELITE dan 16 inovasi layanan diharapkan menjadi langkah konkret Kemenag Kabupaten Belitung dalam membangun pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. (Syarah)

Bagikan Berita