Piala Wakaf Corner 2026 Tutup Laga, Kemenag Belitung Perkuat Pembinaan Talenta Muda
Tanjungpandan (29/6) — Festival Sepak Bola Anak Usia Dini Piala Wakaf Corner 2026 resmi berakhir di Stadion Pangkallalang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (29/6/2026), setelah berlangsung selama empat hari, 26–29 Juni 2026. Turnamen yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Belitung, PSSI Kabupaten Belitung, dan Wakaf Corner itu diikuti 53 tim kategori U-10 dan U-12 dari berbagai sekolah sepak bola di Kabupaten Belitung sebagai bagian dari rangkaian Bulan Zakat dan Wakaf Nasional. Penutupan kegiatan dihadiri jajaran Kemenag Kabupaten Belitung, pengurus BWI Kabupaten Belitung, pengurus PSSI Kabupaten Belitung, panitia pelaksana, pelatih, atlet, serta orang tua peserta.
Turnamen tersebut menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola usia dini sekaligus media edukasi nilai zakat dan wakaf kepada masyarakat. Melalui kompetisi ini, anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan di lapangan, tetapi juga diperkenalkan pada nilai sportivitas, kepedulian sosial, dan semangat berbagi yang menjadi bagian dari program Kementerian Agama.
Ketua Panitia Pelaksana, Arpandi, mengatakan antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kompetisi usia dini masih sangat dibutuhkan sebagai ruang pembinaan berkelanjutan. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah sepak bola dan klub-klub di Belitung untuk mengukur hasil latihan sekaligus memberi pengalaman bertanding kepada para pemain muda.
"Kami ingin pembinaan yang dilakukan oleh sekolah sepak bola maupun klub-klub di desa memiliki keberlanjutan. Turnamen ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan potensi terbaik mereka," ujar Arpandi.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Belitung, H. Marwandi, S.H., M.E., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memberi dampak positif terhadap upaya Kemenag dalam menyosialisasikan Gerakan Bulan Zakat dan Wakaf Nasional melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat. "Kami ingin masyarakat melihat bahwa zakat dan wakaf tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dapat dikenalkan lewat kegiatan olahraga yang melibatkan anak-anak dan keluarga. Harapannya, kesadaran untuk berzakat, berwakaf, sekaligus membangun karakter generasi muda dapat tumbuh bersama," ujarnya.
Berakhirnya Festival Sepak Bola Piala Wakaf Corner 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari Belitung, tetapi juga memperkuat kolaborasi Kemenag, BWI, PSSI, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap zakat dan wakaf sebagai bagian dari pembangunan sosial masyarakat. (Syarah)
Bagikan Berita