AGPAII Kukuhkan Pengurus dan Gelar Workshop, Kemenag Belitung Dorong Guru PAI Jadi Teladan
Tanjungpandan (9/9) — Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Belitung mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2031 sekaligus menggelar Workshop Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Belitung, Rabu (9/9/2026), di Gedung Serba Guna. Kegiatan yang dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Belitung, Kemenag Belitung, jajaran pengawas, organisasi pendidikan, serta guru PAI tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAI melalui tema “Mengintegrasikan Konsep Deep Learning Berbasis Lima Dimensi Cinta.”
Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan ikrar Pengurus DPD AGPAII Kabupaten Belitung oleh Ketua DPW AGPAII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Kartika Sari, M.Pd.I. Setelah pengukuhan, pengurus baru menerima ucapan selamat dan mengikuti sesi foto bersama.
Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., hadir bersama jajaran pengawas dan staf pelaksana PAIS. Ia menekankan pentingnya guru PAI terus meningkatkan kualitas dan kompetensi melalui proses belajar yang berkelanjutan. “Guru PAI harus terus meningkatkan kualitas diri dan tidak pernah lelah mencari ilmu. Peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama sekaligus membentuk karakter peserta didik,” ujarnya.
Ketua AGPAII Kabupaten Belitung, M. Syarifuddin Kabsuro, S.Pd.I., dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus dan guru PAI bekerja bersama meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. “Mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kualitas guru PAI. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal jariyah, dan kita tidak pernah lelah untuk terus mencari ilmu serta meningkatkan kualitas diri sebagai guru PAI,” katanya.
Sementara itu, Bupati Belitung yang diwakili Staff Ahli Pemerintahan dan Kesra, Salman Alfarizi, S.STP., berharap kepengurusan AGPAII periode 2026–2031 dapat menjalankan amanah dan membawa kemajuan bagi pendidikan agama di Kabupaten Belitung. “Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dan membawa kemajuan bagi pendidikan agama di Kabupaten Belitung. Workshop ini diharapkan dapat menambah kompetensi guru PAI sehingga mampu membentuk generasi pemimpin yang berakhlak dan memiliki karakter kuat,” ujarnya. Ia juga menegaskan guru PAI perlu menjadi teladan bagi generasi masa depan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa, coffee break, serta Workshop Sesi I bertema kebijakan dan strategi penguatan organisasi AGPAII yang disampaikan Dr. Kartika Sari, M.Pd.I. Setelah istirahat, salat, dan makan, peserta mengikuti Workshop Sesi II mengenai integrasi konsep deep learning dalam bingkai kurikulum berbasis cinta, kemudian ditutup dengan tanya jawab, rencana tindak lanjut, dan penutupan. (Syarah)
Bagikan Berita