Kanwil Kemenag Babel Gelar Humas Camp, Perkuat Kapasitas Kehumasan
Manggar (19/8) — Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Humas Camp di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Timur, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas humas satuan kerja sekaligus meningkatkan kualitas publikasi agar informasi Kementerian Agama lebih bernilai, informatif, dan memberikan dampak bagi masyarakat. Humas Camp diikuti 20 peserta, terdiri atas 10 peserta dari Kemenag Belitung dan 10 peserta dari Kemenag Belitung Timur. Masing-masing satker mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan penguatan materi dan praktik kehumasan.
Plt. Kepala Kantor Kemenag Belitung Timur, Amizan Wardi, S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini harus ada tindak lanjutnya untuk publikasi Humas.
“Humas Camp ini menjadi momentum untuk memperkuat peran humas di satuan kerja. Tindak lanjutnya harus terlihat dalam peningkatan publikasi, baik dari sisi kualitas informasi maupun cara menyampaikannya kepada masyarakat, sehingga setiap kegiatan dan program Kementerian Agama dapat diketahui serta dirasakan manfaatnya,” ujar Amizan Wardi, S.Pd.I
Kegiatan tersebut dipandu oleh Katim Humas Kanwil Kemenag Babel, Novi, bersama tim, Romlah dan Adi. Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengolah informasi menjadi konten dan berita yang memiliki nilai publik, sehingga publikasi tidak hanya berisi aktivitas, tetapi juga mampu menjelaskan manfaat serta dampak program bagi masyarakat.
Humas Kemenag Belitung, Syarah Oktrissyanti, S.Ikom, turut mengikuti Humas Camp sebagai salah satu perwakilan dari Kemenag Belitung. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi humas dan membangun pemahaman bersama antara humas Kanwil dan humas satuan kerja dalam menghasilkan publikasi yang lebih berkualitas.
Melalui Humas Camp, Humas Kanwil Kemenag Babel mendorong adanya tindak lanjut di setiap satker melalui publikasi yang lebih konsisten, bernilai, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penguatan tersebut diharapkan menjadikan humas tidak sekadar sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam membangun komunikasi publik Kementerian Agama yang efektif dan berdampak (Syarah)
Bagikan Berita