Kemenag Belitung Dukung Bantuan Pendidikan bagi Murid Kurang Mampu Jenjang SD/MI-SMP/MTs
Tanjungpandan – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., menghadiri kegiatan pemberian bantuan pendidikan bagi murid kurang mampu jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Belitung, Kamis (29/10/2026), di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan bagian dari program Cerdas (Cipta Edukasi Ramah Daerah Sepanjang Hayat) Berkarakter untuk Semua Tahun 2026.
Kehadiran Kepala Kemenag Kabupaten Belitung menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerataan akses pendidikan, termasuk bagi peserta didik madrasah. Program bantuan ini menyasar murid dari keluarga kurang mampu pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs, baik negeri maupun swasta, di wilayah Kabupaten Belitung.
Program Cerdas Berkarakter untuk Semua bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus mendukung keberlanjutan proses belajar.
H. Suyanto, menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang layak.
“Kami mengapresiasi program bantuan pendidikan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Belitung. Program ini sejalan dengan upaya mendukung pemerataan akses pendidikan, termasuk bagi murid madrasah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan memotivasi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, serta meraih cita-cita mereka,” ujar H. Suyanto.
Perwakilan murid penerima bantuan berasal dari sejumlah satuan pendidikan, termasuk MIN 1 Belitung ada 2 siswa dan MTsN 1 Tanjungpandan ada 15 siswa serta sekolah dasar dan menengah pertama lainnya di Kabupaten Belitung. Keterlibatan murid madrasah dalam program ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan tanpa membedakan jalur pendidikan.
Melalui program ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belitung, Kementerian Agama, satuan pendidikan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Dukungan berkelanjutan bagi murid kurang mampu diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar dan mendorong lahirnya generasi Belitung yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (Syarah)
Bagikan Berita