Kembali ke berita
14 September 2026 15:18 Syarah 24 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan Perkuat Layanan Ramah Disabilitas

Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan Perkuat Layanan Ramah Disabilitas
Foto Kemenag Belitung Gandeng SLB Negeri Tanjungpandan Perkuat Layanan Ramah Disabilitas

Tanjungpandan (14/9) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung diwakili Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) membahas rencana Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan SLB Negeri Tanjungpandan untuk meningkatkan kompetensi petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam memberikan pelayanan publik yang ramah disabilitas dan kelompok rentan. Pembahasan dilakukan saat Kasi Pais Kemenag Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., didampingi PIC PEKPPP, Syarah Oktrissyanti, S.Ikom., M.M., serta Tim Perencana, Andri Wijaya, S.T., berkunjung ke SLB Negeri Tanjungpandan. Kedatangan rombongan Kemenag Belitung disambut baik oleh Kepala SLB Negeri Tanjungpandan, Rhama Duniati, S.Pd. 

Kerja sama tersebut diarahkan pada pelaksanaan pelatihan bagi petugas PTSP mengenai sensitivitas disabilitas, komunikasi efektif, etika pelayanan, serta teknik memberikan bantuan secara tepat tanpa mengurangi kemandirian penyandang disabilitas. Selain peningkatan kapasitas petugas, SLB Negeri Tanjungpandan juga akan memberikan masukan dan pendampingan terkait kebutuhan sarana dan prasarana agar layanan Kemenag semakin aksesibel, inklusif, dan nondiskriminatif.

“Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan. Petugas PTSP perlu memiliki pemahaman dan keterampilan yang tepat dalam melayani penyandang disabilitas dan kelompok rentan, termasuk cara berkomunikasi, menawarkan bantuan, serta memberikan pelayanan yang aman dan empatik,” ujar Muhammad Fiqkih Sharendra.

Dalam pembahasan tersebut, ruang lingkup kerja sama juga mencakup identifikasi kebutuhan aksesibilitas di area pelayanan, pengenalan alat bantu komunikasi dan akses informasi, simulasi pelayanan, serta monitoring dan evaluasi penerapan hasil pelatihan. Di sisi lain, Kemenag Kabupaten Belitung juga membahas rencana memberikan pendampingan kepada SLB Negeri Tanjungpandan dalam bidang keagamaan sebagai bentuk penguatan sinergi dan pelayanan Kemenag kepada satuan pendidikan khusus.

“Sinergi ini kami harapkan menjadi hubungan kerja sama yang saling menguatkan. Kemenag Belitung tidak hanya berupaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih ramah bagi kelompok rentan, tetapi juga siap mendukung kebutuhan keagamaan di SLB Negeri Tanjungpandan sesuai tugas dan fungsi Kementerian Agama,” tambah Fiqkih.

Melalui kerja sama yang direncanakan berlaku selama tiga tahun tersebut, Kemenag Kabupaten Belitung dan SLB Negeri Tanjungpandan diharapkan dapat membangun pelayanan publik yang semakin inklusif sekaligus memperluas manfaat layanan keagamaan bagi penyandang disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih setara, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Syarah)

Bagikan Berita