Kembali ke berita
04 September 2026 16:12 Syarah 50 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Jadi Inspirasi dan Role Model Internalisasi Agen Perubahan zoom Kanwil Kemenag Babel

Kemenag Belitung Jadi Inspirasi dan Role Model Internalisasi Agen Perubahan zoom Kanwil Kemenag Babel
Foto Kemenag Belitung Jadi Inspirasi dan Role Model Internalisasi Agen Perubahan zoom Kanwil Kemenag Babel

Tanjungpandan (4/9) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Internalisasi Agen Perubahan secara daring melalui Zoom, Jumat (4/9/2026), sebagai upaya memperkuat peran ASN sebagai pelopor, penggerak, dan teladan dalam mewujudkan perubahan pola pikir (mindset) serta budaya kerja di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini diikuti jajaran Kanwil Kemenag Babel, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, kepala bidang, pembimas, kepala madrasah, serta seluruh ASN di lingkungan Kemenag Babel, termasuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E.

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Pril Marori, ST., MM. Dalam arahannya, Pril menekankan bahwa agen perubahan tidak hanya berperan sebagai penerima predikat, tetapi harus menjadi bagian dari pegawai yang senantiasa mendorong dan melakukan perubahan di lingkungan kerjanya. Agen perubahan diharapkan mampu menjadi penggerak yang memberikan contoh nyata sehingga perubahan tidak berhenti pada gagasan, tetapi diwujudkan dalam perilaku, kinerja, pelayanan, dan budaya kerja sehari-hari.

“Agen perubahan harus menjadi bagian dari pegawai yang selalu melakukan perubahan, menjadi pelopor, penggerak, sekaligus teladan dalam membangun pola pikir dan budaya kerja yang lebih baik,” ujar Pril Marori dalam arahannya.

Materi internalisasi kemudian disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Ortala Kanwil Kemenag Babel, Bambang Ari Satria, S.IP., M.Si. Ia memaparkan berbagai hal terkait aturan dan tata cara menjadi agen perubahan, termasuk alasan pentingnya Kementerian Agama memiliki agen perubahan, tugas dan peran agen perubahan, serta berbagai persoalan yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Pemaparan tersebut memberikan pemahaman kepada peserta bahwa agen perubahan memiliki posisi strategis dalam membantu satuan kerja mengidentifikasi persoalan sekaligus mendorong lahirnya perbaikan yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Agen Perubahan Kemenag Kabupaten Belitung, Andri Wijaya, S.T., juga diminta memberikan testimoni mengenai proses dirinya menjadi agen perubahan. Andri menjelaskan proses mulai dari tahapan seleksi hingga akhirnya ditetapkan sebagai agen perubahan di lingkungan Kemenag Kabupaten Belitung. Ia juga memaparkan pengalaman dalam menjalankan peran tersebut, termasuk memperkenalkan inovasi baru “Pelite” beserta sejumlah keunggulan 16 inovasi lainnya yang dikembangkan melalui aplikasi dan program bersama beberapa orang Tim Inovasi Kemenag Belitung sebagai bagian dari upaya menghadirkan perubahan dan mempermudah pekerjaan serta pelayanan di lingkungan Kemenag Belitung.

Kemenag Kabupaten Belitung mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut karena dinilai berhasil mendorong inovasi dan menghadirkan berbagai perubahan di lingkungan satuan kerjanya. Keberadaan Pelite menjadi salah satu contoh bagaimana peran agen perubahan dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang memberikan dampak nyata, sekaligus menjadi bagian dari gerakan perubahan yang terus didorong oleh Kanwil Kemenag Babel. Hal ini menempatkan Kemenag Belitung sebagai salah satu bagian dari “gerbong kereta” perubahan Kanwil Kemenag Babel yang diharapkan terus bergerak bersama dalam membangun budaya kerja yang inovatif.

Melalui Internalisasi Agen Perubahan ini, Kanwil Kemenag Babel berharap setiap agen perubahan di seluruh satuan kerja mampu menjadi motor penggerak yang konsisten dalam menghadirkan perbaikan. Perubahan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas kinerja ASN, efektivitas tata kelola, serta pelayanan Kementerian Agama yang semakin baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Syarah)

Bagikan Berita