Kembali ke berita
07 September 2026 08:50 Syarah 14 views Berita Kemenag

Apel Senin Pagi Kemenag Belitung Dorong Kolaborasi dan Layanan Publik Berdampak

Apel Senin Pagi Kemenag Belitung Dorong Kolaborasi dan Layanan Publik Berdampak
Foto Apel Senin Pagi Kemenag Belitung Dorong Kolaborasi dan Layanan Publik Berdampak

Tanjungpandan (7/9) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung memperkuat komitmen menghadirkan layanan publik yang berdampak bagi masyarakat melalui Apel Pagi Awal Pekan, Senin (7/9/2026), di halaman Kantor Kemenag Belitung. Kegiatan yang dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) sekaligus Plt. Kepala Seksi Bimas Islam, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., itu diikuti Kasubbag Tata Usaha dan seluruh ASN untuk memperkuat budaya kerja, kolaborasi, inovasi, serta kualitas pelayanan.

Dalam amanatnya, Muhammad Fiqkih menyampaikan sejumlah capaian dan agenda di Seksi PAIS dan Bimas Islam. Ia mengapresiasi seluruh ASN yang tetap menjalankan tugas dan pelayanan dengan baik meskipun pimpinan sedang melaksanakan tugas di luar kota. Di bidang PAIS, keterbatasan anggaran kegiatan dapat diusulkan kepada pemerintah pusat, sementara persoalan 16 guru PAI yang memasuki masa pensiun tahun ini akan dikoordinasikan bersama Dinas Pendidikan dan BKPSDM untuk mencari solusi kebutuhan tenaga pendidik.

Kemenag Belitung juga terus mendorong kegiatan yang memberi ruang pengembangan potensi peserta didik. Peringatan Bulan Maulid melalui Pentas PAI telah dilaksanakan, sedangkan peserta didik yang berminat mengikuti Olimpiade PAI tingkat pusat dipersilakan untuk berpartisipasi sebagai bagian dari penguatan prestasi dan kompetensi keagamaan.

Di bidang Bimas Islam, kegiatan Bimbingan Perkawinan (BRUS) tingkat Kabupaten Belitung terus dilaksanakan di seluruh kecamatan melalui KUA secara mandiri dan rutin. Pelaksanaan BRUS juga diperkuat melalui kerja sama dengan sekolah PGRI sebagai upaya memberikan pembinaan kepada generasi muda terkait kesiapan kehidupan berkeluarga.

“Terima kasih telah melaksanakan tupoksi masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Walaupun pimpinan sedang bertugas di luar kota, pelayanan dan pekerjaan tetap berjalan dengan baik,” ujar Muhammad Fiqkih Sharendra.

Selain penguatan layanan, Kemenag Belitung juga mengusulkan pelaksanaan salat istisqa di Kabupaten Belitung menyikapi kondisi cuaca panas ekstrem dan kemarau yang belum disertai hujan. Upaya tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama sekaligus doa agar hujan segera turun dan masyarakat Belitung terhindar dari dampak asap maupun kondisi lingkungan yang semakin berat di beberapa wilayah Indonesia.

Apel ditutup dengan ajakan mengawali setiap aktivitas dengan lafaz basmalah sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Melalui budaya kerja, kolaborasi, dan berbagai program tersebut, Kemenag Belitung menegaskan bahwa tugas kelembagaan harus bermuara pada layanan yang nyata, responsif, dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Syarah)

Bagikan Berita