Dampingi 37 Siswa SD, SMP, dan SMA, Kemenag Belitung Kawal Semifinal OLPAIN V 2026
Tanjungpandan (Humas Kemenag) – Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) mendampingi pelaksanaan babak semifinal Olimpiade PAI Nasional (OLPAIN) V Tahun 2026, Rabu (14/10/2026). Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., melakukan supervisi kegiatan lomba di sekolah untuk memastikan 37 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK mengikuti ujian dengan tertib, lancar, dan sportif melalui sistem Computer Based Test (CBT) serta pengawasan Zoom.
Sebanyak 37 siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Belitung yang lolos mengikuti babak semifinal yang terbagi dalam tiga jenjang pendidikan. Peserta terdiri atas 9 siswa jenjang SD, 18 siswa jenjang SMP, dan 10 siswa jenjang SMA/SMK. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kompetensi, prestasi, dan penguatan pendidikan agama Islam di kalangan peserta didik.
Pada jenjang SD, peserta berasal dari SDN 7 sebanyak tiga siswa, 1 siswa dari SDN 9, 2 siswa dari SDN 25, serta 3 siswa dari SDIT Bina Insani. Untuk jenjang SMP, sebanyak 14 siswa berasal dari SMPN 1 Tanjungpandan dan 4 siswa dari SMPIT Bina Insani. Sementara itu, jenjang SMA diikuti 10 siswa dari SMAN 1 Tanjungpandan.
Pelaksanaan semifinal berlangsung sesuai jadwal berdasarkan jenjang pendidikan. Peserta SD mengikuti ujian pukul 08.00–10.00 WIB, jenjang SMP pukul 10.00–12.00 WIB, dan jenjang SMA/SMK pukul 13.00–15.00 WIB. Seluruh peserta diwajibkan bergabung ke ruang Zoom pengawasan selama ujian berlangsung dengan menggunakan perangkat terpisah dari perangkat ujian agar koneksi dan pengerjaan soal CBT tidak terganggu. Apabila beberapa peserta dari satu sekolah mengerjakan ujian di ruangan yang sama, satu perangkat dapat digunakan sebagai perwakilan untuk mengikuti Zoom pengawasan.
Saat melakukan supervisi di sekolah, Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Belitung, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas peserta selama mengikuti kompetisi. “Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti semifinal OLPAIN V 2026 dengan tertib, jujur, dan sportif. Pendampingan ini bukan hanya untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, tetapi juga mendorong peserta didik agar berani berkompetisi, mengembangkan kemampuan di bidang Pendidikan Agama Islam, dan menjadikan prestasi sebagai motivasi untuk terus belajar,” ujarnya.
Melalui pendampingan dan supervisi tersebut, Kemenag Kabupaten Belitung berupaya memastikan peserta memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi secara tertib dan sesuai ketentuan. Keikutsertaan 37 siswa ini diharapkan menjadi dorongan bagi peningkatan prestasi pendidikan agama Islam di Kabupaten Belitung sekaligus menumbuhkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas. (Syarah)
Bagikan Berita