Kemenag Belitung Mulai Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Perdana, Dorong Madrasah Semakin Berdampak
Tanjungpandan (1/9) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) perdana di MTsN 1 Belitung, Selasa, (1/9/2026). Kegiatan ini bertujuan menilai kinerja kepala madrasah sekaligus mendorong peningkatan mutu tata kelola, kepemimpinan, dan layanan pendidikan madrasah agar semakin berdampak bagi peserta didik dan masyarakat.
PKKM dilaksanakan oleh Tim Penilai 1, Pengawas Madrasah, Nurmala Sinta, S.Pd., M.Sc., dan Tim Penilai 2, Ketua Pokjawas, Dra. Hj. Susinawati, dengan didampingi Plt. Kasi Penmad, Hj. Marlina, S.HI., serta staf Pelaksana Penmad, Ananto Yuwono, A.Md. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala MTsN 1 Belitung, Yurliana, S.H, dilanjutkan sambutan Plt. Kasi Penmad yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung.
Dalam sambutannya, Plt. Kasi Penmad, Hj. Marlina, S.HI., mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, menekankan bahwa PKKM bukan sekadar proses penilaian administratif, tetapi menjadi instrumen untuk memastikan kepemimpinan madrasah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata. “PKKM harus menjadi momentum untuk melihat sejauh mana kepala madrasah mampu menggerakkan seluruh potensi madrasah, meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan teknis penilaian oleh Ketua Pokjawas, Dra. Hj. Susinawati, serta paparan teknis oleh Pengawas Madrasah, Nurmala Sinta, M.Sc. Setelah pemaparan, tim penilai melaksanakan proses PKKM terhadap Kepala MTsN 1 Belitung berdasarkan komponen dan indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan PKKM perdana di MTsN 1 Belitung diharapkan menjadi langkah awal penguatan budaya evaluasi dan peningkatan mutu di lingkungan madrasah Kabupaten Belitung. Melalui penilaian yang objektif dan berkelanjutan, Kemenag mendorong kepala madrasah semakin profesional dalam memimpin, sehingga madrasah tidak hanya memenuhi standar kinerja, tetapi juga semakin bermutu, adaptif, dan memberi dampak nyata bagi kemajuan pendidikan. (Syarah)
Bagikan Berita