Apel Senin Pagi Kemenag Belitung Perkuat Budaya Kerja dan Inovasi Layanan Publik Berdampak
Tanjungpandan (Humas Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat budaya kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui apel pagi yang dipimpin Hj. Marlina, S.H.I., Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) sekaligus Plt. Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Senin (19/10/2026). Apel tersebut diikuti Kepala Kantor Kemenag Belitung, H. Suyanto, Kepala Subbagian Tata Usaha, para kepala seksi, Ketua Pokjawas, serta seluruh ASN. Kegiatan ini menegaskan komitmen Kemenag Belitung dalam mewujudkan pelayanan pendidikan dan keagamaan yang berintegritas, inklusif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam amanatnya, Hj. Marlina mengapresiasi dedikasi, pengabdian, inovasi, dan tanggung jawab seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Ia menekankan pentingnya mengamalkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama sebagai landasan membangun aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Pada bidang PD Pontren, Kemenag Belitung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pesantren yang sehat, aman, dan ramah anak. Bersama Dinas Kesehatan, dilaksanakan sosialisasi bertema “Remaja Tangguh, Mental Sehat, Masa Depan Hebat”, sedangkan Densus 88 AT Polri melalui Bagian Pencegahan memberikan edukasi mengenai tren radikalisasi digital dan pencegahan paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) di kalangan anak dan remaja. Kolaborasi dengan Dinas Sosial dan Densus 88 juga mencakup penjajakan minat dan bakat santri serta Deklarasi Pesantren Ramah Anak yang ditandatangani pengasuh, ustaz, ustazah, dan para santri.
Sementara itu, pada bidang Penmad, proses penilaian kepala madrasah telah berlangsung sejak awal Oktober dan dijadwalkan hingga awal November. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu tata kelola dan peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Belitung.
Hj. Marlina juga mengingatkan seluruh ASN untuk menuntaskan pengisian aplikasi SIAPI dan melakukan submit paling lambat Senin (19/10/2026), setelah sebelumnya mengikuti sosialisasi melalui pertemuan daring. Selain itu, Kemenag Belitung terus mendorong inovasi pelayanan publik, terutama bagi kelompok rentan, agar masyarakat memperoleh layanan yang semakin mudah diakses, responsif, dan berkualitas.
Apel pagi ditutup dengan ajakan mengawali setiap aktivitas melalui lafaz basmalah sebagai wujud ikhtiar dan pengabdian. Melalui penguatan budaya kerja, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi pelayanan, Kemenag Belitung berharap setiap program tidak sekadar terlaksana secara administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi pendidikan, kehidupan keagamaan, dan masyarakat. (Syarah)
Bagikan Berita