Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
14 Oktober 2025 08:20 ngakan 507 views Berita Kemenag

Dinas Kesehatan dan Kemenag Belitung Sinergi Gelar Bimtek PHBS di Pesantren

Dinas Kesehatan dan Kemenag Belitung Sinergi Gelar Bimtek PHBS di Pesantren
Foto Kegiatan Dinas Kesehatan dan Kemenag Belitung Sinergi Gelar Bimtek PHBS di Pesantren

Tanjungpandan (13/10) — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PHBS di Pondok Pesantren se-Kabupaten Belitung.

Kegiatan yang berlangsung mulai Senin, 6 Oktober 2025, ini digelar secara bergiliran di sembilan pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren At-Taqwa, Dhiya’ul Qur’an, An Nawawi, Muqorrobin, Fajrul Islam, Imam Syafi’i, Madinah El-Wihdah, Baitul Qur’an, dan Daarul Arofah.

Bimtek ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat di kalangan santri, mencakup kebersihan diri dan lingkungan, pengelolaan sampah, serta edukasi gizi seimbang melalui program Isi Piringku.

Dalam sambutannya, Desi Yanti, S.E., selaku Ketua Tim Kerja Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, menyampaikan bahwa penerapan PHBS di lingkungan pesantren sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bebas penyakit.

“Kita ingin pesantren menjadi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, bebas asap rokok, serta terbebas dari penyakit seperti diare, penyakit kulit, dan penyakit menular lainnya. Melalui pembiasaan PHBS, santri dapat belajar dengan lebih nyaman dan berprestasi,” ujar Desi.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan berkelanjutan melalui Lomba PHBS Pondok Pesantren dan peluncuran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) sebagai tindak lanjut program pembinaan kesehatan santri.

Sementara itu, mewakili Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Hj. Marlina, S.H.I., yang hadir bersama Robiana dan Desi Ristarina, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Dinas Kesehatan dan Kemenag Belitung.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan kolaboratif ini. Pembinaan kesehatan di pesantren adalah bagian penting dalam membentuk santri yang sehat, tangguh secara spiritual, intelektual, dan sosial,” tutur Hj. Marlina.

Selama kegiatan, para santri dan pendamping mendapatkan pembekalan dari narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung.

Materi yang disampaikan antara lain:

• Kesehatan Reproduksi Remaja oleh bidan Huzini,

• Kesehatan Lingkungan oleh Ibu Septi, dan

• PHBS serta Isi Piringku di Pesantren oleh Desi Yanti, S.E.

Para santri terlihat antusias dan aktif berdiskusi dengan narasumber. Mereka tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengalaman seputar kesehatan di lingkungan pesantren.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dan pengelola pesantren dapat menjadi pelopor penerapan PHBS serta agen perubahan perilaku sehat di lingkungannya masing-masing. Dengan begitu, budaya hidup bersih dan sehat dapat tumbuh menjadi bagian dari keseharian santri di Kabupaten Belitung — menuju pesantren yang sehat, bersih, dan berprestasi. (Ng)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan