Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
18 Februari 2026 15:48 ngakan 335 views Berita Kemenag

Hilal Belum Terlihat di Pantai Tanjung Pendam Kemenag Belitung Ajak Perkuat Persatuan Sambut Ramadan

Hilal Belum Terlihat di Pantai Tanjung Pendam Kemenag Belitung Ajak Perkuat Persatuan Sambut Ramadan
Foto Pemantauan Rukyatul Hilal Kemenag Belitung Ajak Perkuat Persatuan Sambut Ramadan

Tanjungpandan, (17/2) – Hilal dilaporkan belum terlihat dalam kegiatan pemantauan rukyatul hilal yang digelar di Pantai Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penentuan awal bulan Hijriah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Kasubag TU H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E., serta Plt. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M, Kepala Madrasah, beserta pegawai ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Belitung.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Marzuki, S.IP., yang mewakili Bupati Belitung, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pemkab Belitung Paryanta, S.Pd., M.Si., Ketua DMI, Kepala Baznas Kabupaten Belitung, Kepala KUA se-Kabupaten Belitung, ormas-ormas Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Kepala Kemenag Belitung Timur Drs. H. Suparhun, M.A., beserta jajaran.

Acara diawali dengan sambutan Kepala Kemenag Belitung, dilanjutkan sambutan Sekda, pembacaan doa oleh Penyuluh Agama Islam Bustamin, S.Sos.I., kemudian pemantauan hilal, sesi tanya jawab, dan penarikan kesimpulan.

Dalam sambutannya, H. Suyanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur yang terlibat. Ia menegaskan bahwa dalam penentuan awal bulan Hijriah terdapat dua metode yang digunakan, yakni rukyatul hilal (pengamatan langsung) dan hisab (perhitungan astronomi).

“Pemantauan hilal ini merupakan bagian penting dalam rangkaian penentuan awal bulan Hijriah. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan dan hasilnya akan dilaporkan secara berjenjang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran jajaran Kemenag dan unsur pemerintah daerah bertujuan memastikan pelaksanaan pemantauan berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Belitung dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dengan sebaik-baiknya serta senantiasa bersyukur.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, meskipun terdapat perbedaan dalam metode penentuan awal bulan, baik menggunakan hisab maupun rukyat.

“Setiap tahun kegiatan ini dilaksanakan. Ramadan adalah momentum meningkatkan ketakwaan dan kualitas diri. Semoga keberkahan Ramadan menjadikan kita pribadi yang lebih baik setelah keluar dari bulan suci, dan semoga Allah meridai setiap ibadah yang kita laksanakan,” ungkapnya.

Pantai Tanjung Pendam menjadi satu dari tiga titik pemantauan hilal di Kepulauan Bangka Belitung. Dua lokasi lainnya berada di Pantai Tanjung Raya, Kabupaten Bangka, dan Pantai Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat.

Secara nasional, terdapat 96 titik pemantauan hilal yang dikoordinasikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi Pantai Tanjung Pendam, hilal belum berhasil terlihat. Meski demikian, keputusan resmi mengenai penetapan awal bulan Hijriah tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan kepastian informasi kepada masyarakat terkait penentuan kalender Hijriah secara akurat, transparan, dan terpercaya. (Sya)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan