Kemenag Belitung Hadiri LDKS OSIM MAN 1 Belitung, Tanamkan Nilai Kepemimpinan
Tanjungpandan (25/9) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., menghadiri undangan MAN 1 Belitung dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIM MAN 1 Belitung Tahun Ajaran 2026/2027, Jumat, (25/9/2026) di sawah ex Jepang Pokdarwis Pesona Sawah Jepang, Desa Simpang Tiga, Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB tersebut dibuka oleh Lettu Christian Bambang P, mewakili Danyonif TP 845/KS, sebagai bagian dari upaya membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan siswa.
Kegiatan LDKS yang diselenggarakan oleh MAN 1 Belitung ini diikuti 39 peserta, didampingi guru pembina dan panitia. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan rangkaian pembinaan yang memadukan materi kepemimpinan, kedisiplinan, pembentukan karakter, serta kegiatan lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Suyanto hadir bersama Kepala MAN 1 Belitung, Drs. H. Banyamin, sekaligus memberikan materi mengenai kebijakan pokok Menteri Agama dan program prioritas Kementerian Agama. Kehadiran Kemenag Belitung menjadi bagian dari penguatan wawasan peserta agar kepemimpinan siswa selaras dengan nilai-nilai pendidikan madrasah dan arah program Kementerian Agama.
“Kami menghadiri kegiatan LDKS ini sekaligus memberikan materi tentang kebijakan pokok Menteri Agama RI dan program prioritas Kementerian Agama. Harapannya, para siswa dapat memahami arah kebijakan tersebut dan menerapkannya melalui sikap disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta mampu menjadi pemimpin yang memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujar H. Suyanto.
Rangkaian LDKS juga dirancang dengan berbagai materi dan praktik kepemimpinan. Berdasarkan rundown kegiatan, peserta mendapatkan materi PBB, P3K, pengenalan teknologi drone, permainan kepemimpinan, patroli, pembinaan fisik dan mental, leadership, outbound, hingga evaluasi hasil kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Belitung diharapkan dapat mencetak siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta bangsa. Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan penyerahan kembali peserta kepada pihak sekolah setelah mengikuti seluruh rangkaian LDKS. (Syarah)
Bagikan Berita