Kembali ke berita
06 Agustus 2026 15:10 Ngakan 30 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Gandeng BNN dan Puskesmas Tanjung Binga Bekali 147 Siswa SMKN 1 Sijuk Melalui BRUS

Kemenag Belitung Gandeng BNN dan Puskesmas Tanjung Binga Bekali 147 Siswa SMKN 1 Sijuk Melalui BRUS
Foto Kemenag Belitung Gandeng BNN dan Puskesmas Tanjung Binga Bekali 147 Siswa SMKN 1 Sijuk Melalui BRUS

Tanjungpandan (6/8) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Bimas Islam menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Negeri 1 Sijuk, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E., didampingi Plt. Kasi Bimas Islam Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M. beserta staf Bimas Islam ini diikuti sebanyak 147 siswa-siswi sebagai upaya membentuk generasi muda yang sehat, religius, tangguh, dan visioner.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Belitung dan Kepala SMK Negeri 1 Sijuk, Bismi, yang menegaskan pentingnya pembinaan karakter remaja melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah. Program BRUS menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pembinaan mental, spiritual, dan karakter peserta didik sekaligus meningkatkan kesadaran remaja terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

Materi pembinaan disampaikan oleh Putrie Prasetyotamie, S.KM., M.Kes. dari Puskesmas Tanjung Binga, Mu'linatu Sa'adatin, S.K.M. dari BNN Kabupaten Belitung, serta Bustamin, S.Sos.I., M.E. selaku Ketua Pokjaluh Kabupaten Belitung. Para narasumber mengangkat materi tentang kesehatan remaja, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta pencegahan pernikahan dini sebagai langkah penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas. Edukasi tersebut juga menekankan bahwa kesiapan fisik, mental, pendidikan, dan ekonomi sebelum menikah menjadi bagian dari upaya mencegah lahirnya generasi yang berisiko mengalami stunting.

"Melalui Program BRUS, Kementerian Agama ingin menghadirkan pembinaan yang berdampak bagi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang religius, berkarakter kuat, mampu menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang sehingga dapat mencegah pernikahan dini dan mendukung lahirnya generasi yang sehat serta bebas stunting," ujar H. Suyanto.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Belitung berharap pembinaan remaja tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun karakter generasi muda. Sinergi antara Kemenag, sekolah, Puskesmas, BNN, dan berbagai pihak diharapkan terus diperkuat agar upaya pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta percepatan penurunan stunting dapat berjalan selaras melalui pembinaan generasi muda yang berkualitas.(Syarah)

Bagikan Berita