Lewati ke konten utama
Kembali ke berita
11 Februari 2026 15:12 ngakan 611 views Berita Kemenag

Kemenag Belitung Rampungkan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Seluruh Madrasah dan RA

Kemenag Belitung Rampungkan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Seluruh Madrasah dan RA
Foto Kemenag Belitung Rampungkan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Seluruh Madrasah dan RA

Tanjungpandan (11/2) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) bekerja sama dengan Pengawas Bina Madrasah telah merampungkan pelaksanaan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di seluruh Madrasah dan RA se-Kabupaten Belitung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis Kemenag Belitung untuk memperkuat implementasi nilai-nilai pendidikan yang humanis, berkarakter, dan berlandaskan cinta.

Rangkaian sosialisasi dimulai secara perdana di MAN 1 Belitung pada Rabu, 28 Januari 2026, dan berlanjut secara bertahap ke berbagai satuan pendidikan hingga seluruh kegiatan selesai dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu:

• Rabu, 28 Januari 2026 — MAN 1 Belitung

• Senin, 2 Februari 2026 — MIN 1 Belitung dan MAS Daarul Arofah

• Selasa, 3 Februari 2026 — MTsS Daarul Arofah

• Rabu, 4 Februari 2026 — MTs An Nawawi dan MIN 2 Belitung

• Kamis, 5 Februari 2026 — IGRA (ABA VI)

• Jumat, 6 Februari 2026 — MTsN 1 Belitung dan MTs At-Taqwa

• Rabu, 11 Februari 2026 — MA Darul Falah

Pada beberapa lokasi kegiatan, sosialisasi dibuka dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., M.E. Dalam sambutan dan pengarahannya, ia mengajak seluruh guru mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh dan menginternalisasikan nilai-nilai KBC dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta harus melahirkan proses pendidikan yang dilakukan dengan hati dan penuh kasih.

“Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik dan teladan. Nilai cinta kepada Allah SWT, sesama manusia, lingkungan, bangsa, dan negara harus tertanam kuat dalam diri peserta didik,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi madrasah yang moderat, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Pelaksanaan kegiatan juga digerakkan bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj. Marlina, S.H.I, beserta jajaran pelaksana Seksi Penmad, Ketua Pokjawas, dan Pengawas Bina Madrasah, serta dihadiri oleh Kepala Madrasah di tiap lokasi, dan seluruh dewan guru. Ia menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi strategi berkelanjutan agar KBC benar-benar hidup dalam budaya madrasah.

Penyampaian materi di seluruh lokasi dilakukan oleh narasumber yang sama, yaitu Ibu Nurmala Sinta, S.Pd., M.Sc., selaku Pengawas Bina Madrasah Kemenag Kabupaten Belitung, didampingi Ketua Pokjawas Dra. Hj. Susinawati dan Pengawas Bina Madrasah Ibu Dra. Nunung, S. Dalam paparannya, ia menjelaskan konsep, tujuan, dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran.

Ia menekankan bahwa KBC mengusung prinsip “mengajar dengan hati dan mendidik dengan jiwa”, di mana pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui kasih sayang, empati, dan keteladanan. Ia juga mengingatkan bahwa nilai cinta sejatinya berawal dari madrasah pertama, yaitu keluarga, dengan peran ibu sebagai pendidik utama yang menanamkan kasih sayang sejak dini.

Setiap kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan guru untuk membahas tantangan serta strategi penerapan KBC di masing-masing madrasah.

Dengan rampungnya sosialisasi di seluruh madrasah dan RA se-Kabupaten Belitung, diharapkan Kurikulum Berbasis Cinta dapat diimplementasikan secara konsisten, sehingga madrasah mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam karakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing. (Sya)

Bagikan Berita

Alat komunikasi

Papan Komunikasi

Pilih kalimat cepat atau tuliskan kebutuhan Anda.

Menulis dan menggambar

Papan Tulis Mini

Gunakan mouse, stylus, atau sentuhan untuk menulis.

Text to speech

Pembaca Teks

Menggunakan suara Bahasa Indonesia yang tersedia pada perangkat.

Bantuan komunikasi

Bantuan Dengar & Transkripsi

Ubah ucapan menjadi teks agar percakapan lebih mudah diikuti. Fitur ini bukan pengganti alat bantu dengar medis.

Hasil transkripsi akan muncul di sini.

Mikrofon belum digunakan.

Unicode Braille

Braille Display

⠞⠑⠅⠎⠀⠃⠗⠁⠊⠇⠇⠑

Konversi Unicode mendukung huruf Latin, angka, dan tanda baca dasar. Dukungan perangkat Braille fisik mengikuti perangkat pengguna.

Desain universal

Informasi Aksesibel

  • Informasi pelayananGunakan bahasa sederhana, struktur yang jelas, dan format yang dapat dibaca.
  • Website dan aplikasiDapat dioperasikan dengan papan ketik dan mendukung pembaca layar.
  • Rambu dan markaGunakan kontras, simbol, dan ukuran teks yang mudah dikenali.
  • Media sosialSertakan teks alternatif, takarir, dan transkripsi bila diperlukan.
  • Layanan pengaduanSediakan pilihan komunikasi tertulis dan bantuan petugas.
Hubungi Petugas Layanan