29 Juli 2026 17:57
Ngakan
14 views
Berita Kemenag
Sinergi Kemenag dan Kemenham Perkuat Moderasi Beragama dan HAM Melalui Monev Majelis Taklim
Tanjungpandan (29/7) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Majelis Taklim di Masjid Abdul Hadi, Desa Air Saga, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Kasubbag Tata Usaha, H. Ahmad Tibroni, S.HI., M.E., didampingi Plt. Kasi Bimas Islam, Muhammad Fiqkih Sharendra, S.A.P., M.M., beserta staf Bimas Islam ini bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, dan memperluas pemahaman nilai-nilai hak asasi manusia (HAM) dalam perspektif Islam.
Monitoring dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan majelis taklim berjalan aktif, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tim Kemenag Belitung juga berdialog dengan pengurus serta jamaah guna menyerap masukan sebagai bahan penguatan pembinaan keagamaan nonformal yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabid PDK HAM, Syamsudin, M. Dalam pembinaannya, ia menjelaskan bahwa ajaran Islam sejalan dengan prinsip penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, persamaan, dan perlindungan hak setiap individu sehingga pemahaman HAM perlu terus disosialisasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kasubbag Tata Usaha menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk memastikan majelis taklim tetap berfungsi sebagai wadah pembinaan umat yang berkualitas. "Sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian HAM diharapkan semakin memperkuat pembinaan umat melalui majelis taklim sehingga mampu membangun masyarakat yang religius, toleran, serta memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Belitung menghadirkan sedikitnya tiga dampak nyata, yakni meningkatkan kualitas pembinaan majelis taklim, memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat, serta menanamkan pemahaman nilai-nilai HAM yang selaras dengan ajaran Islam. Kolaborasi lintas kementerian tersebut diharapkan terus berlanjut untuk mendukung terwujudnya masyarakat Belitung yang harmonis, inklusif, dan berkarakter. (Syarah)
Bagikan Berita